Tampilkan postingan dengan label Kurikulum Pendidikan Kejuruan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum Pendidikan Kejuruan. Tampilkan semua postingan

3 Nov 2012

Evaluasi Kurikulum Part 2 [Topik 10]


2.11     Model – Model Evaluasi Kurikulum
A.     Evaluasi model penelitian 
       Model evaluasi kurikulum yang menggunakan model penelitian didasarkan atas teori dan metode tes psikologis serta eksperimen lapangan. Tes psikologis atau tes psikometrik pada umumnya mempunyai dua bentuk, yaitu tes intelegensi yang ditujukan untuk mengukur kemampuan bawaan serta hasil belajar yang mengukur perilaku skolastik.
       Eksperimen lapangan dalam pendidikan, dimulai pada tahun 1930, dengan menggunakan metode yang biasa digunakan dalam penelitian botani pertanian. Para ahli botani pertanian mengadakan percobaan untuk mengetahui produktivitas bermacam-macam benih. Percobaan serupa juga dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh tanah, pupuk dan sebagainya terhadap produktivitas suatu macam benih.

Posted By Galih Praz06.00

2 Nov 2012

Evaluasi Kurikulum Part 1 [Topik 10]


2.1         Pengertian Evaluasi Kurikulum            
Pemahaman mengenai pengertian evaluasi kurikulum dapat berbeda-beda sesuai dengan pengertian kurikulum yang bervariasi menurut para pakar kurikulum. Oleh karena itu penulis mencoba menjabarkan definisi dari evaluasi dan definisi dari kurikulum secara per kata sehingga lebih mudah untuk memahami evaluasi kurikulum.
1.     Evaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai. Mengukur lebih besifat kuantitatif, sedangkan menilai lebih bersifat kualitatif. Namun secara umum orang hanya mengidentikkan kegiatan evaluasi sama dengan menilai, karena aktifitas mengukur sudah termasuk didalamnya. Dan tak mungkin melakukan penilaian tanpa didahului oleh kegiatan pengukuran (Arikunto, 1989). Pengukuran dapat dilakukan dengan cara membandingkan hasil tes terhadap standar yang ditetapkan. Perbandingan yang telah diperoleh kemudian dikualitatifkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2.     Menurut pengertian bahasa kata evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation yang berarti penilaian atau penaksiran (John M. Echols dan Hasan Shadily: 1983).

Posted By Galih Praz18.00

KTSP Berkarakter [Topik 9]


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

       Dewasa ini berkembang tuntutan untuk perubahan kurikulum pendidikan yang mengedepankan perlunya membangun karakter bangsa. Hal ini didasarkan pada fakta dan persepsi masyarakat tentang menurunnya kualitas sikap dan moral anak-anak atau generasi muda, yang diperlukan sekarang adalah kurikulum pendidikan yang berkarakter, dalam arti kurikulum itu sendiri memiliki karakter, dan sekaligus diorientasikan bagi pembentukan karakter peserta didik.
       Melihat situasi “produk” pendidikan dari dekade sebelumnya, para orang tua, secara subyektif  sering membuat perbandingan antara situasi pendidikan masa kini dengan situasi di mana mereka dulu mengalami pendidikan di sekolah. Atas situasi, sikap, perilaku sosial anak-anak, remaja, generasi muda sekarang, sebagian orang tua menilai terjadinya kemerosotan atau degradasi sikap atau nilai-nilai budaya bangsa. Mereka menghendaki adanya sikap dan perilaku anak-anak yang lebih berkarakter, kejujuran, memiliki integritas yang merupakan cerminan budaya bangsa, dan bertindak sopan santun dan ramah tamah dalam pergaulan keseharian. Selain itu diharapkan pula generasi muda tetap memiliki sikap mental dan semangat juang yang menjunjung tinggi etika, moral, dan melaksanakan ajaran agama.

Posted By Galih Praz06.00

1 Nov 2012

Kurikulum Inti dan Kurikulum Muatan Lokal [Topik 8]


KURIKULUM INTI DAN MULOK

A. KURIKULUM INTI
       kurikulum merupakan pedoman mendasar dalam proses belajar mengajar di dunia pendidikan.dan juga sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan Berhasil tidaknya suatu pendidikan, tentu akan sangat tergantung pada kurikulum. Di Indonesia tujuan kurikulum tertera pada undang-undang sIstem pendidikan nasional tahun 1989 bab 1 pasal 1 disebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar .

Posted By Galih Praz18.00

Fungsi Kurikulum [Topik 7]


BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian Fungsi Kurikulum
       Pengertian secara etimologi Fungsi berasal dari bahasa Inggris function. Dalam bahasa Indonesia fungsi dapat dikatakan dengan jabatan / kedudukan jika fungsi sebagai objek, akan tetapi jika dijadikan suatu subjek fungsi sebagai alat. Secara terminologi fungsi adalah kegunaan / manfaat. Dari pengertian diatas dapat diperoleh pengertian fungsi kurikulum, yaitu sebagai suatu daya guna yang merupakan seluruh kompenen yang ada mengarah kepada pendidikan, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar.

Posted By Galih Praz06.00

Select Your Language