Tampilkan postingan dengan label Service. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Service. Tampilkan semua postingan

3 Apr 2010

MEMPERBAIKI LCD LAPTOP

Masalah atau kerusakan yang sering terjadi :
1. Tampilan LCD warna putih semua, tidak ada tulisan yang terlihat.

Perbaikan LCD


2. Tampilan LCD gelap (back light tidak ada).

Memperbaiki LCD

Bagaimana cara memperbaikinya ?

Untuk memperbaiki masalah no.1 langkah pertama adalah kita harus mendeteksi dulu, komponen mana yang bermasalah, biasanya kerusakan seperti ini disebabkan oleh kabel LCDnya, penulis sangat sering menemui kerusakan seperti ini, oleh karena itu melalui blog www.my.opera.com/klinik-printer ini saya tuliskan, mungkin berguna bagi anda:

1. Membongkar bagian LCD
Caranya buka penutup baut pada LCD, kemudian lepaskan baut/scrubya, setelah semua baut terlepas, sekarang gunakan obeng min (-) untuk membuka Casing atau cover LCD, gunakan obeng yang terbuat dari plastik agar tidak merusak casing (cover) LCD, sebaiknya berhati-hati. " Perhatikan Gambar 1".

LCD Laptop

Setelah terbuka, langkah berikutnya adalah melepas bagian LCD, caranya buka 4 baut penahan LCD pada bagian samping kiri dan kanan, tarik pelan-pelan dan letakkan di atas keyboard, kemudian lihat bagian belakang LCD, di situ terdapat beberapa kabel diantarnya : kabel LCD, kabel Camera, Kabel Antenna Wifi, dan kabel Inverter.

Perhatikan "Gambar No.2" yang bertanda lingkaran merah dan ditunjukkan oleh tanda panah warna hijau, itu adalah kabel LCD, sekarang lepaskan plester/solasi/selotape nya, tarik perlahan kabelnya sampai terlepas dari socketnya, bersihkan pin conektornya, kemudian pasang kembali, ganti plester/solasi/selotape nya kalau perlu ditambah supaya lebih kuat dan tidak bergeser pada saat buka tutup laptop.

Sekarang coba hidupkan Laptop anda

Hidupkan LCD laptop

Apabila terlihat seperti pada gambar di atas berarti laptop anda sudah bagus dan masalahnya hanya pada socket kabel LCD yang loggar,

Setelah itu pasang LCDnya kembali dan jangan pasang casing/covernya dulu, dalam keadaan LCD yang masih terbuka dan Laptop masih On, sekarang coba lakukan tutup buka laptop anda berkali-kali, kalau tidak ada masalah berarti laptop anda sudah bagus.
Tapi kalau ternyata LCD notebook anda kembali warna putih semua, siap-siap karena anda akan mempunyai tugas lebih berat lagi yaitu melepas kabel LCD, menyambung kebel yang putus atau menggantinya dengan yang baru.

Bersambung

Posted By Galih Praz15.09

3 Jun 2009

Melakukan Perbaikan Dan Atau Setting Ulang Sistem PC

Pemeriksaan PC Melalui Diagnosa Sistem

Untuk memeriksa kondisi hardware pada komputer perlu dilakukan diagnosa. Pada komputer dikenal tiga jenis diagnosa, yaitu :

* POST (Power-On Self-Test)
* Diagnosa umum (routine)
* Diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan

1. Langkah-langkah POST

Setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis akan memulainya dengan langkah diagnosa yang dikenal dengan POST. POST ini akan memeriksa dan menguji semua komponen-komponen sistem. Jika saat POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep, atau kedua-duanya. Indikasi dari adanya masalah sewaktu POST dinyatakan :

* Kode kesalahan : dua sampai lima digit angka
* Pesan kesalahan : pesan singkat dalam bahasa Inggris (ada beberapa
pesan yang menunjukkan problemnya)
* Kode beep : suara beep berurutan

Dengan sangat bervariasinya pabrik pembuat motherboard dan ROM BIOS maka kode beep yang diberikan juga bervariasi artinya untuk kerusakan yang sama akan diberikan kode beep yang berbeda yang dikarenakan adanya perbedaan pabrik pembuat ROM BIOS atau motherboard. Pengujian semua memori termasuk dalam langkah POST ini. Lamanya pengujian tergantung dari besar kecilnya kapasitas memori yang terpasang. Akan tetapi POST tidak mengecek semua peralatan tambahan/perluasan seperti : printer, modem, dsb.
Adapun langkah-langkah POST adalah sbb :

1. Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal
2. Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol.
3. Tes Timer 1: Timer 1 8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah, pengecekan pada pencacah.
4. Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh.
5. Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
6. Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori.
7. Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan stack-stack kesalahan interupsi.
8. Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0.
9. Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar.
10. Tes DRAM di atas 16KB: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar.
11. Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard.
12. Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.

Langkah-langkah POST di atas dapat diringkas sebagai berikut :

1. Test 1 (Basic System): cek power supply, MPU, bus, dan ROM (langkah a-b)
2. Test 2 (Extended System): cek system timer, DMAC, 16KB lokasi awal DRAM dan PIC (langkah c-h)
3. Test 3 (Display): cek sistem pengendali signal video pada card monitor dan VRAM (langkah i)
4. Test 4 (Memory): cek lokasi DRAM di atas 16KB dengan disampling / dicuplik (langkah j)
5. Test 5 (Keyboard): cek keyboard (langkah k) f) Test 6 (Drive): cek adapter card dan peripheral disk drive dan
hard disk (langkah l)

2. Pesan Kesalahan Selama POST

1. Test 1 (Basic System Error), sistem terhenti dengan tanpa tampilan dan suara beep, walaupun kursor mungkin nampak.
2. Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti dengan satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti.
3. Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan dua suara beep pendek, dan POST melanjutkan dengan test berikutnya.
4. Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
5. Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
6. Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang menunjukkan kode kesalahan.

Troubleshooting Motherboard

Untuk mencari atau menentukan jenis kerusakan yang ada pada PC diperlukan pemeriksaan terhadap kondisi hardware pada komputer. Pemeriksaan ini meliputi : POST (Power-On Self-Test), diagnosa umum (routine), dan diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan. Dari hasil pemeriksaan ini maka akan diketahui lokasi kerusakan dan jenis komponen yang rusak untuk kemudian dilakukan perbaikan terhadap bagian yang mengalamai kerusakan tersebut.

1. Troubleshooting Motherboard

a). Permasalahan yang mungkin terjadi

Sistem komputer terdiri dari motherboard, daughter boards, power supply, floppy drives, monitor, keyboard, dan beberapa peralatan yang terhubung melalui konektor dan kabel. Masalah dalam satu peralatan akan berpengaruh terhadap operasi peralatan lainnya dan kadang-kadang mengganggu sistem operasi. Pengecekan berikut akan membantu memecahkan masalah.

* ‹ Cek sambungan kabel power supply utama dan kabel tegangan DC.
* ‹ Cek sambungan kabel keyboard.
* ‹ Cek sambungan kabel monitor dan kabel daya monitor.
* ‹ Cek konfigurasi setting CMOS ‹ Cek sambungan kabel power dan kabel data drive.
* ‹ Cek semua daughter board atau card yang terpasang pada slot
I/O
* ‹ Cek sambungan saklar reset
* ‹ Cek posisi kunci keyboard
* ‹ Cek semua IC yang terpasang
* ‹ Cek disket boot di drive A
* ‹ Cek sambungan speaker

Setelah semua pengecekan dilakukan, hidupkan saklar power dan cari pesan kesalahan POST. Dari pesan POST permasalahan dapat dilokalisir dan diperbaiki. Ketika POST tidak dapat berjalan, maka masalah terjadi pada motherboard dan rangkaian didalamnya. Dengan mengecek signal pada slot I/O masalah kerusakan pada motherboard dapat diidentifikasi sebab semua signal CPU terhubung ke slot I/O.

b). Procedure Diagnosa dan Troubleshooting

Cek Power Supply

Cek level tegangan power supply pada slot I/O
Diagnosa
‹ Apakah card utama tersambung dengan baik ?

‹ Apakah kipas power supply berputar ?

‹ Apakah sambungan P8 dan P9 tersambung dengan baik ?

Jika level tegangan tidak ada pada pin sambungan P8 dan P9 power supply, maka permasalahan ada pada rangkaian power supply. Perbaiki power supply dengan cara mengganti dengan power supply yang baru.

Cek Signal clock
Ukur signal CLK, OSC, PCLK, RESET DRV, I/O CH RDY, I/O CH CHK pada pin slot I/O dengan memakai logic probe atau osiloskope.
Diagnosa

* Jika tidak ada signal CLK, OSC, PCLK, cek kristal dan rangkaian pembangkit clock.
* Jika RESET DRV selalu tinggi, periksa signal power good, rangkaian power on reset dan kondisi saklar reset manual.
* Jika tidak ada signal I/O CH RDY dan I/O CH CHK lepas dan periksa semua daughter boards. Jika masih bermasalah, permasalahan ada pada motherboard dan tempat rangkaian. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.

Cek CPU dan DMA
Cek signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW, AEN dengan memakai logic probe atau osiloskope.
Diagnosa

* Apabila signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW bukan pulsa, cek motherboard bagian CPU
* Apabila signal AEN bukan pulsa, cek bagian DMA.

Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.

Cek Cek Keyboard

* Cek signal KBCLK, KBDATA pada keyboard
* Reset sistem dan tekan kunci pada keyboard cek signal pada
jalur data keyboard

Diagnosa

Jika KBCLK dan KBDATA ada dari keyboard kerusakan ada pada jalur motherboard. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru. Jika KBCLK dan KBDATA tidak ada dari keyboard kerusakan ada pada keyboard.

Troubleshooting power supply

Pengecekan secara umum fungsi power supply adalah:

1. Untuk jenis TX

Jika saklar power dihidupkan, maka kipas akan berputar, tegangan pada soket P8 dan P9 bila diukur dengan memakai voltmeter. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun menjadi mendekati 0V ketika saklar power dihidupkan.

2. Untuk jenis ATX

Jika saklar power dihidupkan atau kabel daya dicolokkan, maka kipas diam, semua tegangan pada soket bila diukur dengan memakai voltmeter akan nol, kecuali pada pin 9 adalah +5V sebagai sumber tegangan pada posisi stanby. Jika pin 14 dihubungkan sesaat dengan pin 9 dengan memakai kabel, maka kipas akan berputar, tegangan pada setiap pin soket 20 bila diukur dengan memakai voltmeter. Khusus untuk signal power good jika diukur dengan voltmeter akan bertegangan +5V sesaat kemudian turun menjadi mendekati 0V ketika power dihidupkan.

3. Kemungkinan Kerusakan

Mati total (tidak ada tegangan keluaran pada semua pin) Tegangan keluaran tidak stabil Tegangan keluaran +12V lebih besar Tegangan keluaran +12V drop Tidak ada tegangan keluaran +5V Tidak ada signal tegangan pada power good
4. Procedure dan troubleshooting

Cek keberadaan sumber tegangan dari jala-jala, jika tidak ada (berarti kerusakan ada pada sumber tegangan/mati perbaiki jalajala/tunggu hingga hidup), jika ada lakukan pengecekan berikutnya.

Cek kabel power dan konektor dengan memakai multimeter. Jika putus sambung/ganti dengan kabel yang masih baik, jika baik lakukan pengecekan berikutnya.

Cek kipas apakah berputar, jika ya/tidak lakukan pengecekan berikutnya.

Cek semua pin tegangan keluaran DC pada konektor, jika normal dan kipas tidak berputar periksa kabel dan konektor kipas jika baik ganti kipas, jika tidak ada tegangan keluaran lakukan pengecekan berikutnya.

Cek saklar on/off pada power supply. Jika rusak ganti dengan yang baik, jika baik ganti power supply yang baik atau lakukan pengecekan berikutnya.

Cek soldiran, jalur, sambungan komponen, dan komponen elektronik (komponen aktif : Dioda, transistor atau SCR dan komponen pasip : resistor, kapasitor, PTC, sekering).Jika ada yang rusak ganti dengan yang baik.

Jika tegangan tidak stabil kemungkinan kerusakan pada kondensator elektronik setelah dioda penyearah dari sumber 110/220V.

Jika Tegangan keluaran +12V naik/drop kemungkinan kerusakan pada kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator.

Jika Tegangan keluaran +5V tidak ada kemungkinan kerusakan pada dioda penyearah atau kondensator elektrolit pada jalur ini atau IC regulator.

Signal power good tidak ada kemungkinan kerusakan ada pada rangkaian power good berupa kerusakan kondensator elektrolit/diode/transistor/resistor.

Troubleshooting Keyboard

Keyboard Beberapa model keyboard, yaitu :

* 83-Key PC Keyboard
* 84-Key AT Keyboard
* 84-Key Space-Saving Keyboard
* 101-Key Keyboard
* Other Keyboard Styles

Setiap tombol/kunci pada keyboard IBM dinyatakan dengan empat pengenal :

* Karakter yang diperlihatkan pada permukaan penutup kunci
* Kode karakter dari setiap karakter penutup kunci
* Kuncinya kode pembacaan
* Angka desimal tempat kunci

Kunci-kunci pada keyboard dapat terganggu atau tidak berfungsi karena :

* tersumbat kotoran
* per atau plat saklarnya lemah
* jalurnya putus
* rusaknya chip yang ada didalamnya

Untuk mengatasi hal tersebut, maka keyboard perlu dirawat dengan cara :

1) menghindari masuknya kotoran dan binatang ke keyboard

2) memberikan sirkulasi udara yang cukup pada keyboard Jika terjadi gangguan, maka langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu:

* melepas penutup kunci
* membersihkan semua kotoran yang ada di dalamnya
* memperbaiki per atau plat kunci yang terganggu
* menutup kembali penutup kunci seperti semula

Troubleshooting Keyboard Bag-2

* Pengecekan secara umum fungsi keyboard adalah :
* Periksa saklar XT/AT (saklar harus pada posisi AT untuk sambungan ke sistem AT)
* Periksa kunci keyboard pada panel depan sistem apakah dalam kondisi terbuka
* Periksa sambungan dan kabel keyboard apakah tersambung baik dengan sistem board. Sambungan yang kurang baik akan menimbulkan masalah.
* Periksa nyala LED pada keyboard selama power on apakah berkedip

Kemungkinan Kerusakan :

* Keyboard tidak beroperasi penuh
* Beberapa kunci tidak berfungsi
* Kunci rusak atau tertekan
* Kerusakan interface keyboard
* Kerusakan konektor keyboard
* Kerusakan kabel keyboard

Procedure dan troubleshooting :

1) Kerusakan keyboard pada Mikrokontroller keyboard, soldiran komponen pasif pada keyboard kering, jalur PCB pada keyboard putus. Atau dapat juga disebabkan oleh rangkaian interface dalam unit sistem rusak. Untuk mengisolasi daerah kerusakan dengan mudah dapat dilakukan dengan cara menyambungkan keyboard yang baik ke unit sistem, jika masalahnya hilang maka kerusakan pada keyboard dan jika tidak maka kerusakan pada rangkaian interface di unit sistem.

2) Rangkaian logika pendekode baris atau kolom dalam keyboard atau jalur PCB putus atau soldiran kering atau kontak lepas. Masalah ini dapat diselesaikan dengan mengganti keyboard yang baik.
3) Pir saklar putus atau tertekan. Untuk itu perlu diganti.

4) Chipset keyboard pada motherboard. Untuk ini ganti IC chipset
(SMD IC) atau ganti motherboard yang baik.

5) Kerusakan akibat putus tertarik atau frekuensi penggunaan. Untuk
itu ganti konektor keyboard.

6) Kabel keyboard putus dicek dengan memakai multimeter, kemudian
disambung.

Pemakaian Software Diagnostik

Untuk pengetesan fungsi keyboard dapat memakai software checkit, QA plus, PC tools, dan Norton utilities. Fasilitas yang diberikan pada software ini adalah pengecekan ditekan atau tidak tombol-tombol kunci keyboard.

Posted By Galih Praz12.10

3 Jan 2009

penggunaan Regedit

kumpulan trik registry windows
Beberapa tips dan registry windows dibawah ini cuma berlaku buat Windows XP.
Sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.

* Klik tombol Start > Run atau tekan tombol Windows+R pada keyboard.
* Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
* Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.

Posted By Galih Praz10.32

15 Okt 2008

Gelang Anti Statis

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saya akan menjelaskan beberapa tenteng Gelang Anti Statis...

Apa sih Gelang Anti Statis itu??
Apa saja sih bagian-bagiannya??
Untuk apa gelang Anti Statis itu??
Bagaimana cara kerjanya??
Yang paling penting adalah Bagaimana cara membuatnya??
Dan apa saja Bahan-bahan dan alat-alat yang dibutuhkan??

Mari Kita Bahas secara ringkas...


Nie Lho Gambarnya...


Gambar Gelang Anti Statis


Gelang Anti Statis adalah alat yang digunakan untuk mencegah pengosongan elektronik dengan membumikan seseorang yang sedang mengerjakan alat elektronika...

Bagian Gelang merupakan tenunan elastis berserat konduktif. Serat biasanya terbuat dari karbon atau karet berisikan karbon, dan gelang dikancingkan dengan sebuah lempengan atau penjepit baja anti karat...

Gelang Anti Statis biasanya digunakan bersama-sama dengan tatakan anti stitis di atas meja kerja, atau lapisan plastik penghilang statis di permukaan meja kerja...

Gelang dihubungkan ke tanah melalui sebuah kabel terlilit yang dapat ditarik kembali dan resistor megaohm, yang membolehkan muatan bertegangan tinggi lewat tapi mencegah bahaya kejutan listrik saat sedang bekerja dengan bagian bertegangan rendah. Dimanapun tegangan tinggi berada, hambatan tambahan (0,75 megaohm per 250V) ditambahkan di dalam jalur ke tanah untuk melindungi sang pemakai dari arus yang berlebihan; ini biasanya berbentuk 4 resistor megaohm di dalam kabel terlilit (atau 2 resistor megaohm di setiap ujung)...


Gelang antistatik di dalam industri biasanya dihubungkan ke Earth Bonding Point (bagian dari sistem pentanahan) melalui sumbat 4 mm atau 10 mm press stud, sedangkan gelang antistaik milik pribadi dihubungkan ke tanah melalui sebuah penjepit buaya...


Di samping gelang, industri juga menggunakan gelang pergelangan kaki dan tumit untuk menyalurkan muatan yang terakumulasi dari tubuh pekerja. Piranti-piranti ini biasanya tidak dihubungkan ke permukaan bumi, tapi digabungkan dengan hambatan tinggi di dalam konstruksinya, dan bekerja dengan menghamburkan muatan listrik ke ubin lantai khusus. Karena kabel pentanahan akan mengganggu pergerakan pekerja, gelang digunakan saat pekerja harus bergerak di dalam sebuah wilayah kerja, seperti di dalam ruang bedah...
Tersedia pula kabel nirkabel atau disipatif, walau tingkat keterandalannya masih belum diketahui...

Cara buat:
Pertama...
Siapkan bahan sebagai berikut:
1. Kabel yang lemas (tidak kaku) dan tidak mudah putus ya kira-kira 1.5 m
ex: Kabel Scerm
2. Skun yang berlubang
3. Penjepit Buaya
4. Elastis
5. Kancing Logam

Dan alatnya:
1. Solder
2. Penitik / drip
3. Palu

Anda bisa merakit sendiri

caranya...
1. sambungkan salah satu ujung kabel (yang sudah dikupas sampai tembaganya ada di luar) dengan penjepit buaya lalu solder...
2. sambungkan ujung kabel satunya dengan skun berlubang lalu solder...
3. pasang kancing logam pada skun dan elastis dengan menggunakan palu ...
4. n we did it...
5. berhasil...

caranya gampangkan???

cara tes berhasil/gagal...
1. siapkan AVOmeter
2. pasang elastis di tangan sampai kencang...
3. pasang kancing di elastis dengan kancing yang ada di skun tadi...
4. lalu gigitkan penjepit buaya ke salah satu kakinya (ada warna merah dan hitam)
5. pegang kaki penjepit buaya yang lain degan ujung jari...
6. lihat ada reaksi pada AVOmeter atau tidak...
7. jika ada berhasil dan sebaliknya bila tidak ada reaksi maka gelang itu gagal...


Anda juga bisa membeli dengan harga mahal di toko "Elektronik" terdekat...


Untuk masalah perakitan bila belum bisa silahkan hubungi e-mail ground74_phoenixz14@yahoo.co.id
Insya Allah saya bisa membantu


Sekian


Wassaalamu'alaikum Wr. Wb.

Posted By Galih Praz20.38

Select Your Language